Keunikan Dari Kedatangan Tim Uruguay Ke Indonesia

Timnas Uruguay yang tiba di Jakarta hari Selasa lau membawa suasana dan hiburan baru bagi para penggemarnya di Indonesia. Antusiasme warga Jakarta sangat tinggi terhadap semifinalis Piala Dunia 2010 ini. Namun, dibalik kedatangannya di Indonesia ada cerita-cerita menarik yang sayang untuk dilewatkan. Simak berita selengkapnya
1. Forlan Minta Match Fee Khusus
Ketua Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif mengungkapkan Daniel Bolotnicoff, agen Diego Forlan, telah meminta match fee [uang tampil] saat striker Atletico Madrid tersebut memperkuat Uruguay dalam pertandingan uji coba melawan timnas senior di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Menurut Iman, permintaan match fee itu disebabkan Forlan berada di bawah naungan agen pemain. Jumlah yang diminta untuk tampil di Jakarta mencapai $20 ribu, atau sekitar Rp180 juta.
2. Timnas Indonesia Siapkan Pemain Naturalisasi
Pada laga versus Uruguay ini, Indonesia direncanakan hanya diperkuat tiga calon pemain naturalisasi dari sebelumnya empat pemain. Striker Adelaide United Sergio van Dijk dan gelandang FC Emmen [Belanda] Jeffry de Vischer dipastikan tak bisa hadir.
Riedl menambahkan, satu nama pemain calon naturalisasi sudah dipastikan bakal tampil pada laga nanti, yakni stopper SBV Excelsior [Belanda] Tobias Waisapy. Dengan demikian, Waisapy akan bergabung dengan Jhon Rudolf van Beukering (mantan pemain Go Ahead Eagles/Belanda) dan Rafael Guillermo Eduardo Maritimo (FC BIT/Cina).
Namun, pada akhirnya PSSI memutuskan untuk tidak memainkan mereka saat melawan Uruguay. Karena jika menurunkan mereka sama dengan kedua negara tidak memperoleh poin pertandingan yang dapat mempengaruhi posisi peringkat di FIFA. Namun, PSSI akan mencoba pemain-pemain ini saat bertemu Maladewa.
3. Timnas Uruguay Tiba di Jakarta

Pemain Uruguay sudah mulai berdatangan hari Selasa(5/10) dengan cara terpisah. Duo pemain Lazio, kiper Fernando Muslera dan Alvaro Gonzales, serta duet gelandang Bologna, Diego Perez dan Gaston Ramirez masuk dalam rombongan pemain Uruguay yang mendarat pertama kali di Bandara Soekarno-Hatta hari ini.

Selain keempat pemain itu, ikut pula dalam rombongan Carlos Valdez. Kelima pemain ini mendarat di Bandara dengan menggunakan penerbangan Cathay Pacific CX 777 pada pukul 13.05 WIB. Dan pemain lainnya akan menyusul hingga sore dan malam pada hari itu.
4. Forlan Menghilang


Pemain yang dinanti-nanti publik Indonesia ini menghilang. Sesuai agenda yang tertera di jadwal, Forlan bersama Abel Hernandez yang menggunakan pesawat Lufthansa LH 778 dari Frankfurt seharusnya sudah mendarat di Terminal 2D pada pukul 17.40. Namun 15 menit sebelum waktu mendarat, muncul pengumuman pesawat tersebut mengalami penundaan.

Sebelum pesawat yang ditumpangi Forlan mendarat, striker Ajax Amsterdam Luis Suarez sudah tiba lebih dulu dengan menggunakan pesawat KLM KL 809 pada pukul 17.03. Pesawat yang membawa Suarez mendarat di Terminal 2E.

Pihak penjemput dari Badan Tim Nasional (BTN) PSSI lalu meminta Suarez menunggu kedatangan Forlan dan Hernandez. Tapi setelah pesawat yang seharusnya membawa kedua pemain tersebut mendarat, baik Forlan dan Hernandez tidak terlihat. Bahkan, pihak penjemput sampai memeriksa pesawat, namun tetap tidak ada.
5. Forlan Beri Alasan Ia Tak Hadir
Diungkapkan ayah Forlan, Pablo, absennya pemain Atletico Madrid di laga ini sebagai bentuk protes dan solidaritas terhadap kakaknya, yang mana kakaknya, yang juga kebetulan bernama Pablo, mendapat penolakan dari Asosiasi Sepakbola Uruguay (UFA) untuk mengatur dan mengorganisir pertandingan ini.
6. Pemain Uruguay Shoping di Mal
Sehari sebelum turun ke lapangan, beberapa pemain Uruguay menyempatkan diri meluangkan waktu untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Mereka pun menyedot perhatian pengunjung.

Dikawal satu motor PM dan empat mobil di belakangnya, rombongan tim Uruguay menumpang bus besar untuk singgah di Senayan City sekitar jam 6 sore. Begitu turun, mereka langsung disambut warga yang memang sudah mengetahui keberadaan mereka di ibukota.
7. Pemain Uruguay Keluhkan Cuaca Panas
"Cuaca di sini sangat panas, para pemain kami cukup kelelahan. Tapi sejauh ini kondisinya oke-oke saja," demikian ujar Oscar Tabarez, pelatih Uruguay usai memimpin anak asuhnya berlatih di GBK. Usai latihan, para pemain langsung menuju bus yang membawa mereka ke tempat penginapan. Puluhan fans yang masih menunggu di balik pintu langsung berteriak memanggil nama sejumlah pemain.

Hawa panas di Stadion Utama rupanya membuat kiper Fernando Muslera kehausan. Tidak seperti pemain lainnya, Muslera justru keluar dari jalur untuk membeli minuman mineral yang berada di sisi bus, walau sempat dicegah petugas keamanan.


Sumber : http://andinewblog.blogspot.com/2010/10/serba-serbi-kedatangan-tim-uruguay.html
Previous
Next Post »